Cetak

Mukjizat dan Karomah

Ditulis oleh Fethullah Gülen pada . diposting di Kriteria Atau Cahaya Di Jalan Kebenaran

Penilaian Pengguna:  / 0
JelekBagus 
Mukjizat dan Karomah

Orang yang tidak percaya dengan mukjizat, berarti ia tidak mengakui Allah Ta'ala beserta kekuasaanNya. Seseorang yang berkata, "Bulan tidak mungkin terbelah dengan mukjizat," sama saja ia mengatakan bahwa Allah Ta'ala tidak mampu membelah bulan. Dan seseorang yang berkata, "Orang yang telah mati tidak akan bangkit kembali," sama halnya ia menyatakan bahwa Allah Ta'ala tak mampu mewujudkan hal tersebut.

* * *

Karomah adalah kejadian luar biasa yang terjadi pada diri para wali. Dengan demikian para wali  pun menegaskan adanya mukjizat para Nabi beserta kenabian mereka.

* * *

Karomah adalah hadiah Ilahi yang diberikan kepada para waliyullah yang tidak menyatakan diri mereka sebagai nabi. Tidak ada yang dapat memahami hal ini kecuali orang-orang yang memahami manusia secara hakiki.

* * *

Kewalian adalah sebuah kedudukan orang-orang yang mencintai Allah dan dicintai oleh Allah. Allah Ta'ala mampu melimpahkan anugerah dan ihsan yang di luar logika kepada hamba-hambaNya yang mukhlisin dan menampakkannya di dalam masyarakat. Allah juga mampu menyembunyikan hal tersebut dari dirinya sendiri dan dari orang lain sampai akhir hayat, seperti halnya Allah mampu menyembunyikan mutiara-mutiara di dalam kerangnya.

* * *

Para wali adalah orang-orang yang mewakili bayangan hakikat kenabian. Mereka adalah orang-orang yang memiliki kedudukan tinggi dengan karunia-karunia luar biasa mereka dari sisi his (perasaan), idrak (pemahaman), dan pengertian dibandingkan dengan orang-orang biasa. Dan jarak antara kenabian dan kewalian adalah jarak ini.

* * *

Wali bermakna orang yang memiliki hikmah. Sebagaimana hikmah yang lebih tinggi daripada filsafat, maka wali pun lebih tinggi daripada filsuf. Bahkan kedudukan yang sangat tinggi ini memiliki derajat yang tidak dapat dibandingkan.

blog comments powered by Disqus