Cetak

Kebohongan Dalam Sudut Pandang Hikmah

Ditulis oleh Fethullah Gülen pada . diposting di Kriteria Atau Cahaya Di Jalan Kebenaran

Penilaian Pengguna:  / 0
JelekBagus 

Kebohongan adalah perkataan orang kafir. Kebohongan,  ketika di dunia cepat atau lambat dapat menghilangkan harga diri seorang manusia di mata masyarakat. Sementara di akhirat ia akan dihukum masuk neraka.

* * *

Kebohongan adalah bermuka dua. Sementara hakikat adalah sungguh-sungguh dan merasa cukup. Kebohongan adalah kepandiran dan kecerobohan. Sedangkan hakikat adalah berwibawa dan bermartabat.

* * *

Negara-negara dimana kebohongan, penipuan, pencurian, dan fitnah telah menyebar adalah negara yang telah hancur. Sedangkan para penduduknya adalah fakir miskin dan para tentaranya adalah para pengkudeta.

* * *

Walaupun kebohongan itu disembunyikan dalam bentuk yang berbeda-beda, ia tidak akan dapat disembunyikan dari hati nurani masyarakat. Apalagi dari ashabul firasat yang dapat melihat dengan cahaya Allah, tidak akan mungkin!

* * *

Ketika kebohongan dihargai dan suaranya telah terdengar di semua lingkup kehidupan, ini artinya suara hakikat telah terbungkam.

* * *

Hati nurani masyarakat itu bagaikan lautan. Lautan dapat mengumpulkan kebohongan dan mengembalikannya ke pinggiran pantai. Meskipun kebohongan telah mencapai bagian tengah dari lautan.

* * *

Jika ada yang meludah di wajah kebohongan, keingkaran, dalih, dan riya', serta yang selalu menghina semua hal tersebut, maka ia adalah hati nurani.

* * *

Kebohongan dan pertunjukan bohong itu berisik. Sementara hakikat dan kejujuran itu diam dan tenang. Petir-petir di langit telah mencapai tempat tujuannya sebelum bunyi-bunyi gemuruhnya.

blog comments powered by Disqus