Kebohongan Dalam Sudut Pandang Hikmah

Kebohongan adalah perkataan orang kafir. Kebohongan,  ketika di dunia cepat atau lambat dapat menghilangkan harga diri seorang manusia di mata masyarakat. Sementara di akhirat ia akan dihukum masuk neraka.

* * *

Kebohongan adalah bermuka dua. Sementara hakikat adalah sungguh-sungguh dan merasa cukup. Kebohongan adalah kepandiran dan kecerobohan. Sedangkan hakikat adalah berwibawa dan bermartabat.

* * *

Negara-negara dimana kebohongan, penipuan, pencurian, dan fitnah telah menyebar adalah negara yang telah hancur. Sedangkan para penduduknya adalah fakir miskin dan para tentaranya adalah para pengkudeta.

* * *

Walaupun kebohongan itu disembunyikan dalam bentuk yang berbeda-beda, ia tidak akan dapat disembunyikan dari hati nurani masyarakat. Apalagi dari ashabul firasat yang dapat melihat dengan cahaya Allah, tidak akan mungkin!

* * *

Ketika kebohongan dihargai dan suaranya telah terdengar di semua lingkup kehidupan, ini artinya suara hakikat telah terbungkam.

* * *

Hati nurani masyarakat itu bagaikan lautan. Lautan dapat mengumpulkan kebohongan dan mengembalikannya ke pinggiran pantai. Meskipun kebohongan telah mencapai bagian tengah dari lautan.

* * *

Jika ada yang meludah di wajah kebohongan, keingkaran, dalih, dan riya', serta yang selalu menghina semua hal tersebut, maka ia adalah hati nurani.

* * *

Kebohongan dan pertunjukan bohong itu berisik. Sementara hakikat dan kejujuran itu diam dan tenang. Petir-petir di langit telah mencapai tempat tujuannya sebelum bunyi-bunyi gemuruhnya.

Pin It
  • Dibuat oleh
Hak Cipta © 2020 Fethullah Gülen Situs Web. Seluruh isi materi yang ada dalam website ini sepenuhnya dilindungi undang-undang.
fgulen.com adalah website resmi Fethullah Gülen Hojaefendi.