Hizmet: Renungan dari Sri Lanka

Fethullah Gülen

“Jadilah begitu toleran sehingga dada anda luas seperti lautan. Jadikan iman dan cinta kasih sesama sebagai inspirasi rasa, hingga tiada suatu permasalahan jiwapun yang tidak akan anda bantu dengan uluran tangan, dan tak akan ada seorangpun manusia yang anda acuhkan.” Fethullah Gülen

Seberapa banyak dari kita yang pernah mendengar kata-kata Kimse Yok Mu? Untuk sebagian besar dari kita ini mungkin seperti dari Yunani. Namun sebenarnya adalah bahasa Turki dan itu berarti ‘Isn’t Anybody Out There’. Kimse Yok Mu adalah gerakan sosial dan amal di seluruh dunia di bawah bendera Gerakan hizmet, terinspirasi oleh tokoh Turki yang tak kenal lelah membela kemanusiaan, Fethullah Gülen.

Tinggal di ruangan sederhana di Pennsylvania AS, dirawat oleh dokter karena beberapa penyakit, anda mungkin salah paham bahwa orang ini adalah pensiunan kaya raya. Tapi sebenarnya dia jauh dari itu. Dia tidak kaya, namun ia memiliki pengagum dan pendukung di seluruh dunia, bersedia untuk melakukan arahannya secepat mungkin.

Gerakannya, Kimse Yok Mu, adalah di antara yang pertama dalam menanggapi bencana tsunami yang melanda Sri Lanka. Sejumlah besar makanan dan persyaratan lain yang dibutuhkan korban tsunami telah tersedia tanpa gembar-gembor apapun.

Dari kelenturan pikiran sufi, Gülen sangat dipengaruhi oleh pemikiran sufi seperti Jalaluddin Rumi dan Said Nursi. Ayahnya adalah seorang imam berpengaruh. Dia mengikuti jejak ayahnya dan menjadi imam. Dia menyampaikan khotbah pertamanya ketika berumur14 tahun. Saat ia tumbuh semakin dewasa, ia mulai mengembangkan ide-ide baru berdasarkan ajaran panutannya, Said Nursi. Dia memperluas cakrawala berpikirnya dan mulai memasuki ranah pengabdian sosial mendirikan lembaga pendidikan di Turki. Sebagaimana kegiatannya yang menarik perhatian, ketenarannya tersebar di seluruh Turki maupun di negara-negara lain. Dan dukungan datang dari pengagumnya dalam bentuk sumbangan dalam jumlah besar. Lalu lahirlah Hizmet.

Pengabdian kepada kemanusiaan

Hizmet muncul di Turki pada tahun 1970-an sebagai sebuah gerakan yang terinspirasi dari keyakinan untuk memberikan kesempatan pendidikan kepada masyarakat setempat. Tapi sebagai sebuah gerakan yang terus berkembang, Fethullah Gülen, adalah seseorang yang sederhana, dia berpikir bahwa tidak sesuai bagi gerakan tersebut untuk membawa namanya. Pendanaan gerakan ini berasal dari para pengagum dan pendukung dari Turki dan beberapa negara lain. Karena itu ia mengusulkan nama gerakannya diubah menjadi Hizmet. Hizmet berarti pelayanan kepada umat manusia. Di kabarkan bahwa para pendukung Hizmet yang terinspirasi oleh Gülen memberikan kontribusi antara lima sampai 10% dari pendapatan mereka untuk mendukung upaya pelayanan pendidikan dan sosial gerakan tersebut.

Dari awal yang sederhana, pencerahan ini telah berkembang di seluruh Turki, mendirikan universitas besar di berbagai kota di Turki, dan mempermudah bagi mereka yang berada di daerah pedesaan untuk mengakses pendidikan modern. Ini juga menyebar ke penjuru dunia lain, menggabungkan pendidikan, antar budaya dan gerakan antar agama yang membawa orang-orang dari budaya dan agama yang berbeda bersama-sama sebagai satu umat manusia.

Di Sri Lanka, Hizmet mendirikan Learnium School serta yayasan dialog antar budaya (Intercultural Dialogue Foundation). Pada awalnya, dana pendirian sekolah berasal dari Hizmet sampai kemudian bisa mengatur pendanaannya sendiri.

Prof John Esposito dari Georgetown University dalam memberi penghormatan pada gerakan Hizmet, dia mengatakan, "Hizmet telah menjadi suara yang sangat berpengaruh di dunia dalam hal dialog antar-agama dan peradaban masyarakat."

Penghargaan lain datang dari mantan Perdana Menteri Turki, Bülent Ecevit mengatakan, "Gülen mengingatkan kita pada pemahaman Islam, yang berasal dari kasih Allah dan kasih manusia yang dipraktekkan dalam sufisme Turki."

Fethullah Gülen menjauhkan diri dari para pemimpin politik sebagai sebuah prinsip dan Bülent Ecevit menjadi salah satu dari dua pemimpin politik yang dia temui.

Hal ini termasuk dalam pidato-pidato “seorang tokoh” dan misi-misinya.

Pin It
  • Dibuat oleh
Hak Cipta © 2020 Fethullah Gülen Situs Web. Seluruh isi materi yang ada dalam website ini sepenuhnya dilindungi undang-undang.
fgulen.com adalah website resmi Fethullah Gülen Hojaefendi.